##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Rosihan Imron Chaka Nurdaffa Oktavian Muhammad Kevin Muhammad Abel Soeharto Redha Widarsyah

Abstract

Pelanggan yang terlibat dalam belanja online impulsif melakukan pembelian online langsung, tidak terencana, dan tidak dipikirkan secara online. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menyajikan model untuk menggambarkan bagaimana kualitas situs web (dimoderasi oleh nilai hedonis) mempengaruhi perilaku belanja impulsif dalam konteks pariwisata online. Desain/metodologi/pendekatan - Model dan hipotesis yang disajikan di sini diuji dengan pemodelan persamaan struktural. Data empiris dikumpulkan dengan melakukan survei kuesioner. Situs web yang unik dan menarik secara visual, lebih mungkin untuk menarik pelanggan dan calon pelanggan dan tanggapan emosional yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Pada akhirnya, pemanfaatan fungsi yang baik sangat membantu calon pelanggan menghemat waktunya untuk mencari layanan tertentu. Serta, dapat memicu stimulus yang mampu melakukan pembelian impulsif. Penelitian ini menggunakan pengukuran multidimensional yang dapat mempengaruhi manfaat relasional dari kedua belah pihak, untuk membantu menjelaskan faktor-faktor apa saja yang mendorong pembelanjaan impulsif. Dari perspektif teori, penulis menentukan bahwa kualitas sebuah situs web secara fungsional sangat mempengaruhi perilaku belanja impulsif, selain itu ia memiliki pengaruh kuat tetapi efek ini diiringi juga dengan nilai hedonis. Online tourism retailers harus selalu berupaya untuk memaksimalkan fungsi nya karena itu adalah motivasi utama dibalik penggunaan situs tersebut. Oleh karena itu, situs web pariwisata harus menampilkan jumlah gambar yang memadai, desain warna yang senada, dan layanan serta produk yang dijelaskan dengan baik. Dalam upaya untuk menjelaskan perilaku belanja online impulsif, penelitian ini berfokus pada aplikasi online-to-offline, dan service dominant logic. Para penulis juga membahas pengaruh penting kualitas situs web terhadap pembelian impulsif dan bagaimana hal ini dibantu oleh nilai hedonis. Model penelitian yang disajikan dalam penelitian ini menyediakan instrumen yang dapat diandalkan untuk mengoperasionalkan konstruksi utama dalam analisis perilaku belanja impulsif dan memiliki implikasi penting bagi industri pariwisata online.