Pengaruh Koneksi Politik Terhadap Manajemen Laba - Sebelum dan Saat Pandemi
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh koneksi politik terhadap praktik manajemen laba berbasis akrual dan riil pada perusahaan publik di Indonesia, baik sebelum maupun selama pandemi COVID-19. Dengan menggunakan sampel sebanyak 343 perusahaan non-keuangan dan non-utilitas selama periode 2017–2022, Penelitian ini mengadopsi regresi data panel menggunakan model endogenous treatment effect regression (etregress) dengan pendekatan full information maximum likelihood (FIML) untuk mengatasi potensi endogenitas pada variabel koneksi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pandemi, koneksi politik tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik manajemen laba, baik akrual maupun riil. Namun, selama masa pandemi, koneksi politik secara signifikan meningkatkan praktik manajemen laba akrual dan riil. Temuan ini menegaskan bahwa peran koneksi politik bersifat kontekstual: tidak terlihat pengaruhnya dalam kondisi stabil, namun menjadi penting ketika menghadapi situasi krisis. Studi ini memberikan kontribusi terhadap literatur tata kelola perusahaan di negara berkembang serta menyampaikan implikasi praktis bagi regulator dan pemangku kepentingan terkait kualitas pelaporan keuangan pada perusahaan yang memiliki hubungan politik.