##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Antonius Puspo Kuntjoro

Abstract

Tanggal 11 September 2015, RobecoSAM merilis hasil tinjauan tahunan Dow Jones Sustainability Indices. Volkswagen Group keluar sebagai Industry Group Leader untuk sektor otomotif, mengungguli tiga puluh dua perusahaan lain, dengan skor 91 dari 100 (Sgcarmart.com, 2015). Tujuh hari sesudahnya, pada 18 September, Environmental Protection Agency di Amerika Serikat mengumumkan bahwa Volkswagen memasang perangkat lunak yang membuat mesin dieselnya berperilaku berbeda ketika diuji dibanding ketika dikendarai di jalan. Tanggal 6 Oktober, nama perusahaan itu dicoret dari indeks yang sama (CNBC, 2015). Itu beberapa fakta yang terungkap dari ruang praktik ESG versus idealisme yang jauh dari praktik. Apa gunanya ESG bila ia dikelola sebagai program yang berdiri sendiri, terpisah dari tempat perusahaan benar-benar memutuskan apa yang dibuat, dari mana bahan dibeli, ke mana modal dialirkan, dan bagaimana orang dinilai serta dibayar? Kalau memang tidak cukup, seperti apa bentuk yang lebih memadai?

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
KUNTJORO, Antonius Puspo. ESG Menjelang 2027: Dari Kewajiban Pelaporan Menuju Transformasi Bisnis. Forum Manajemen, [S.l.], v. 40, n. 2, p. 26-43, july 2026. ISSN 2962-5483. Available at: <https://journal.prasetiyamulya.ac.id/journal/index.php/FM/article/view/1775>. Date accessed: 31 aug. 2026.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.