Dari Pesan yang Seragam ke Makna yang Relevan Transformasi IMC di Era Digital
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Ketika media semakin terfragmentasi, perusahaan membutuhkan mekanisme integrasi agar brand tidak tampil terpecah-pecah di mata konsumen. Konsistensi menjadi kata kunci. Pesan harus sama, visual harus seragam, dan ekspresi brand harus dikendalikan. Namun, era digital mengubah hampir seluruh asumsi tersebut. Komunikasi brand tidak lagi bergerak satu arah. Konsumen tidak lagi hanya menjadi penerima pesan. Mereka ikut membicarakan, menafsirkan, menilai, menyebarkan, bahkan membentuk ulang makna brand melalui media sosial, ulasan pelanggan, komunitas digital, konten kreator, dan pengalaman sehari-hari. Dalam konteks ini, perusahaan tidak lagi menjadi satu-satunya pihak yang “menulis” cerita brand. Di sinilah Integrated Marketing Communication (IMC) perlu dibaca ulang, untuk menjawab tantangannya.